ADVERTISEMENT
Media Online Ruang Pers
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
No Result
View All Result
Media Online Ruang Pers
No Result
View All Result
  • google news
  • Lintas Provinsi
  • Sumut
  • Internasional
  • Hiburan
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
Home News Internasional
Ilmuwan China menyebut COVID-19 pertama kali muncul di AS, bukan di Wuhan. Foto/Ilustrasi

Ilmuwan China menyebut COVID-19 pertama kali muncul di AS, bukan di Wuhan. Foto/Ilustrasi

Ilmuwan China Sebut COVID-19 Pertama Muncul di AS

by Ruangpers.com
23 September 2021 | 10:51 WIB
in Internasional
14
SHARES
15
VIEWS
ADVERTISEMENT

Beijing, Ruangpers.com – Menggunakan model matematika, kuartet ilmuwan China berpendapat bahwa kasus pertama COVID-19 muncul pertama kali di Amerika Serikat (AS). Menurut mereka penyakit yang disebabkan oleh virus Corona itu muncul antara April dan November 2019 di timur laut AS, jauh sebelum wabah di Wuhan , China.

“Hasil perhitungan menunjukkan bahwa epidemi COVID-19 di Amerika Serikat memiliki probabilitas tinggi untuk mulai menyebar sekitar September 2019,” kata makalah setebal 14 halaman yang diterbitkan pada hari Rabu di ChinaXiv, sebuah repositori yang dioperasikan oleh National Science Library Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Makalah ini ditulis oleh Zhouwang Yang, Yunhe Hu, dan Zhiwei Ding dari University of Science and Technology of China, dan penulis koresponden Tiande Guo dari Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Kuartet tersebut berangkat untuk menyimpulkan waktu asal pandemi berdasarkan metode berbasis data dan model hybrid.

“Mereka memodelkan tingkat tes positif agar sesuai dengan tren aktual dan menggunakan estimasi kuadrat terkecil untuk mendapatkan parameter model yang optimal, sebelum menerapkan estimasi kepadatan kernel untuk menyimpulkan waktu asal pandemi dengan probabilitas keyakinan spesifik,” menurut makalah itu seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (23/9/2021).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keempat peneliti juga mengklaim bahwa serangkaian penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, Italia, Brasil, dan negara-negara lain telah diserang oleh virus corona sebelum wabahnya di China.

Secara resmi, kasus pertama COVID-19 terdaftar di AS pada 20 Januari 2020 atau sekitar sebulan setelah wabah di kota Wuhan di China. Bagaimanapun para peneliti China berpendapat bahwa ada kemungkinan 50% dari kasus pertama di 11 negara bagian AS dan Distrik Columbia sebelum itu atau pada awal April 2019 di Rhode Island dan hingga akhir November tahun itu di Delaware.

Sampel mereka sebagian besar terdiri dari negara bagian timur laut AS – Massachusetts, Vermont, New Hampshire, Connecticut, Rhode Island, New York, New Jersey, Delaware, Pennsylvania, Maryland dan Virginia – dengan Michigan dan Louisiana dilemparkan ke dalam sebagai campuran.

Sebagian besar makalah berfokus pada Maryland, lokasi Fort Detrick – pangkalan Angkatan Darat AS yang digunakan untuk meneliti senjata biologis selama Perang Dingin, dan sekarang menjadi tempat program pertahanan biologis AS. Meskipun makalah tersebut tidak secara khusus menyebutkan Fort Detrick, beberapa pejabat China telah berulang kali menyatakan bahwa virus itu mungkin berasal dari sana, untuk melawan spekulasi AS bahwa virus itu berasal dari penelitian gain-of-function pada virus kelelawar, yang dilakukan di Institut Virologi Wuhan (WIV).

Apa yang disebut hipotesis ‘kebocoran lab’ berfokus pada pendanaan Institut Kesehatan Nasional AS yang diberikan kepada organisasi nirlaba bernama EcoHealth Alliance, yang bermitra dengan WIV untuk melakukan penelitian virus Corona kelelawar.

Awal pekan ini, DRASTIC kolektif investigasi berbasis web menerbitkan dokumen yang diduga dibocorkan oleh pelapor, menunjukkan bahwa EcoHealth Alliance meminta Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan (DARPA) pada 2018 untuk mendanai pelepasan virus yang dimodifikasi ke gua kelelawar di China selatan, tetapi proposal ditolak karena terlalu berisiko.

 

Sumber : Sindonews.com

Tags: Amerika SerikatIlmuwan ChinaVirus Corona
Share6Tweet4SendShare

Berita Terkait

Foto: Unilad
Internasional

Wanita Ini Tewas Usai Makan Ayam dan Kentang Goreng

by Ruangpers.com
14 Agustus 2024 | 07:28 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Seorang wanita bernama Lily dilaporkan meninggal dunia setelah sejumlah...

Read more
Foto: Foto: FaanenFM/X
Internasional

Ngeri! Pesawat Ini Jatuh di Jalan Tol yang Sibuk, Pilot Tewas

by Ruangpers.com
2 Agustus 2024 | 07:44 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Sebuah pesawat kecil jatuh di jalan tol yang sibuk....

Read more
Ilustrasi corona. (Net)
Internasional

Jepang Dilanda Gelombang Baru COVID-19, Temukan Varian Super Menular

by Ruangpers.com
21 Juli 2024 | 07:08 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Jepang tengah dilanda gelombang baru COVID-19, didominasi dengan subvarian...

Read more
Ilustrasi Singapura. (Foto: Getty Images)
Internasional

Singapura Bakal Cairkan BLT Rp 10 Juta ke 1,5 Juta Warganya!

by Ruangpers.com
4 Juli 2024 | 19:40 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Pemerintah Singapura akan menyalurkan voucher bantuan langsung tunai (BLT)...

Read more

Berita Terbaru

Sumut

Dapat Info Tawuran di Jalan D.I Panjaitan, Polseķ Siantar Marihat Datangi Lokasi

14 Januari 2026 | 21:40 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Laksanakan Saling di Pos Kamling Jalan Durian

14 Januari 2026 | 21:31 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Monitoring Distribusi MBG di UPTD SMP Negeri 1

14 Januari 2026 | 21:18 WIB
Hukum

Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Curanmor

14 Januari 2026 | 21:10 WIB
Sumut

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Cek Kesiapan Terminal Tanjung Pinggir

14 Januari 2026 | 21:00 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Sambangi Warga Binaan di Jalan Mandiri

13 Januari 2026 | 21:19 WIB
Sumut

Sat Binmas Polres Pematangsiantar Sambang Kamtibmas dan Silaturahmi dengan Komunitas Senam

13 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Dukung Turunkan Stunting, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Hadiri Posyandu

13 Januari 2026 | 20:57 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Cek Kebakaran Rumah, Diduga Ini Penyebabnya

12 Januari 2026 | 21:24 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Selesaikan Dugaan Penganiayaan dengan Problem Solving

12 Januari 2026 | 21:16 WIB
Sumut

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Keributan di Jalan Meranti dengan Mediasi

12 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Tindaklanjuti Laporan Pengancaman, Polsek Sianțar Martoba Turun Langsung ke TKP

12 Januari 2026 | 21:02 WIB
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi Misi
Seedbacklink

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini