ADVERTISEMENT
Media Online Ruang Pers
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
No Result
View All Result
Media Online Ruang Pers
No Result
View All Result
  • google news
  • Lintas Provinsi
  • Sumut
  • Internasional
  • Hiburan
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
Home News Internasional
Militer Ukraina tunjukkan foto dan video para tentara Rusia yang ditangkap dan dibunuh sejak awal invasi Moskow. Foto/Facebook/Oleg Sinegubov

Militer Ukraina tunjukkan foto dan video para tentara Rusia yang ditangkap dan dibunuh sejak awal invasi Moskow. Foto/Facebook/Oleg Sinegubov

Ukraina Tunjukkan Tentara-tentara Rusia yang Ditangkap dan Dibunuh

by Ruangpers.com
2 Maret 2022 | 07:36 WIB
in Internasional
14
SHARES
15
VIEWS
ADVERTISEMENT

Kiev, Ruangpers.com – Para pejabat Ukraina merilis lusinan gambar sejumlah tentara Rusia yang ditangkap dan dibunuh saat pertempuran berlanjut.

Untuk pertama kalinya, pejabat Moskow juga mulai mengakui pasukan mereka yang tewas dan terluka di tangan pasukan Kiev.

Kementerian Dalam Negeri Ukraina memposting gambar di halaman Telegram “Find Your Own” serta di situs webnya untuk membantu para keluarga Rusia mengidentifikasi orang-orang yang mereka cintai.

Pejabat Ukraina, yang mengeklaim jumlah korban di pihak pasukan Rusia sekitar 5.300 personel, mulai merilis materi selama akhir pekan.

Menurut laporan The Guardian, Rabu (2/3/2022), munculnya video tentara-tentara Rusia yang ditangkap telah mengejutkan dan membuat marah beberapa keluarga mereka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Media itu berbicara kepada tiga anggota keluarga seorang tentara yang mengidentifikasi dirinya sebagai Leonid Paktishev, komandan unit sniper yang berbasis di wilayah Rostov.

“Saya dikirimi video saudara laki-laki saya yang diambil pada pukul 02.00 pagi tadi. Saya benar-benar terkejut. Saya tidak tahu dia bertempur di sana,” kata saudara perempuan Paktishev, Yelena Polivtseva.

Video juga menunjukkan beberapa tentara Rusia terkejut dengan serangan yang diperintahkan, di mana Daily Mail melaporkan bahwa beberapa tentara percaya mereka sedang melakukan latihan dan tidak tahu bahwa mereka dikirim untuk menyerang Ukraina.

Satu video menunjukkan seorang tentara menelepon ibunya untuk memberi tahu dia bahwa dia telah ditangkap, menjelaskan bahwa dia dan rekan-rekannya pergi ke Donetsk sebagai pasukan “penjaga perdamaian” tetapi perang telah pecah.

Militer Rusia mulai mengakui pada hari Minggu bahwa ada tentaranya yang tewas dan terluka di Ukraina pada hari keempat invasi, tanpa mengatakan berapa banyak yang tewas di sana.

“Tentara Rusia menunjukkan keberanian dan kepahlawanan saat memenuhi tugas tempur dalam operasi militer khusus,” kata juru bicara militer Moskow Igor Konashenkov di stasiun televisi pemerintah.

“Sayangnya, ada yang terbunuh dan terluka di antara rekan-rekan kami.”

Ini adalah pertama kalinya Moskow berbicara tentang kehilangan orang di Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi pada dini hari Kamis.

Konashenkov mengatakan militer Rusia akan mengembalikan tawanan perang Ukraina yang menyerah kepada keluarga mereka.

Sementara itu Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Anna Malyar mengeklaim sekitar 5.300 tentara Rusia telah tewas, meskipun hal ini belum diverifikasi menurut sebuah posting di Facebook Kementerian Pertahanan.

Ukraina juga memperkirakan Rusia telah kehilangan 29 pesawat, 29 helikopter, 191 tank, 816 mesin lapis baja tempur, 74 meriam, satu sistem rudal permukaan-ke-udara ZRK BUK serta peralatan lainnya.

Pada hari keempat invasi, pasukan Ukraina mengatakan Minggu bahwa mereka telah mengalahkan serangan Rusia ke kota kedua Ukraina; Kharkiv, 500 kilometer timur Kiev.

Militer Ukraina pada Senin pagi mengatakan pasukan Rusia juga beberapa kali berusaha menyerbu pinggiran Kiev pada Minggu malam, tetapi semua serangan berhasil digagalkan.

“Situasi di ibu kota tanah air kami terkendali,” kata militer Ukraina di Facebook. Media lokal Ukraina melaporkan ledakan kuat terdengar sepanjang Minggu malam di Kiev dan Kharkiv. Ukraina telah melaporkan 352 kematian warga sipil, termasuk 14 anak-anak, sejak invasi dimulai.

Sementara itu negosiator Rusia dan Ukraina bertemu Senin untuk pertama kalinya sejak Moskow meluncurkan invasi skala penuh, dengan Ukraina menuntut gencatan senjata dan penarikan pasukan Rusia. Pembicaraan berakhir dengan kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan negosiasi putaran kedua segera.

“Musuh Rusia mengebom daerah pemukiman Kharkiv, di mana tidak ada infrastruktur penting, di mana tidak ada posisi angkatan bersenjata,” kata Oleg Sinegubov, gubernur wilayah yang mencakup Kharkiv.

Seorang fotografer AFP di kota itu memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran pada hari Minggu, menemukan sebuah sekolah yang hancur, serta beberapa kendaraan infanteri Rusia yang terbakar.

Mayat Rusia dengan seragam militer juga terlihat di jalanan. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengutuk apa yang disebutnya “serangan udara biadab yang dilakukan oleh Rusia terhadap warga sipil tak berdosa, termasuk anak-anak”.

Sebelumnya pada hari Senin, militer Rusia mendesak para warga Ukraina untuk meninggalkan Kiev dengan bebas di satu jalan raya menjelang serangan Rusia yang diharapkan untuk merebut ibu kota.

Sebaliknya, pemerintah Ukraina telah meminta warga sipilnya untuk melawan militer Rusia, di mana pabrik bir di Lviv di barat negara itu mengalihkan jalur produksinya dari bir ke bom, membuat bom molotov untuk para sukarelawan tempur.

Rusia menyerbu pada hari Kamis dan dengan cepat mengumumkan telah menetralisir fasilitas militer utama, tetapi pertempuran sengit telah berkecamuk dan pasukan Ukraina melaporkan beberapa keberhasilan.

“Penjajah Rusia telah mengurangi kecepatan serangan,” kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina. Amerika Serikat juga mengatakan bahwa pasukan Ukraina, yang didukung oleh senjata Barat, menghalangi kemajuan pasukan Rusia.

 

Sumber : Sindonews.com

 

Tags: PerangRusiaUkraina
Share6Tweet4SendShare

Berita Terkait

Foto: Unilad
Internasional

Wanita Ini Tewas Usai Makan Ayam dan Kentang Goreng

by Ruangpers.com
14 Agustus 2024 | 07:28 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Seorang wanita bernama Lily dilaporkan meninggal dunia setelah sejumlah...

Read more
Foto: Foto: FaanenFM/X
Internasional

Ngeri! Pesawat Ini Jatuh di Jalan Tol yang Sibuk, Pilot Tewas

by Ruangpers.com
2 Agustus 2024 | 07:44 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Sebuah pesawat kecil jatuh di jalan tol yang sibuk....

Read more
Ilustrasi corona. (Net)
Internasional

Jepang Dilanda Gelombang Baru COVID-19, Temukan Varian Super Menular

by Ruangpers.com
21 Juli 2024 | 07:08 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Jepang tengah dilanda gelombang baru COVID-19, didominasi dengan subvarian...

Read more
Ilustrasi Singapura. (Foto: Getty Images)
Internasional

Singapura Bakal Cairkan BLT Rp 10 Juta ke 1,5 Juta Warganya!

by Ruangpers.com
4 Juli 2024 | 19:40 WIB

Jakarta, Ruangpers.com - Pemerintah Singapura akan menyalurkan voucher bantuan langsung tunai (BLT)...

Read more

Berita Terbaru

Sumut

Dapat Info Tawuran di Jalan D.I Panjaitan, Polseķ Siantar Marihat Datangi Lokasi

14 Januari 2026 | 21:40 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Laksanakan Saling di Pos Kamling Jalan Durian

14 Januari 2026 | 21:31 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Monitoring Distribusi MBG di UPTD SMP Negeri 1

14 Januari 2026 | 21:18 WIB
Hukum

Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Curanmor

14 Januari 2026 | 21:10 WIB
Sumut

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Cek Kesiapan Terminal Tanjung Pinggir

14 Januari 2026 | 21:00 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Sambangi Warga Binaan di Jalan Mandiri

13 Januari 2026 | 21:19 WIB
Sumut

Sat Binmas Polres Pematangsiantar Sambang Kamtibmas dan Silaturahmi dengan Komunitas Senam

13 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Dukung Turunkan Stunting, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Hadiri Posyandu

13 Januari 2026 | 20:57 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Cek Kebakaran Rumah, Diduga Ini Penyebabnya

12 Januari 2026 | 21:24 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Selesaikan Dugaan Penganiayaan dengan Problem Solving

12 Januari 2026 | 21:16 WIB
Sumut

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Keributan di Jalan Meranti dengan Mediasi

12 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Tindaklanjuti Laporan Pengancaman, Polsek Sianțar Martoba Turun Langsung ke TKP

12 Januari 2026 | 21:02 WIB
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi Misi
Seedbacklink

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini