Jakarta, Ruangpers.com – Kabar duka datang dari blantika tinju Indonesia. Petinju nasional Hero Tito meninggal pasca koma selama beberapa hari di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (3/3/2022).
Sejumlah kerabat dan sahabat pun mengucapkan belasungkawa usai mengetahui kabar petinju Indonesia Hero Tito meninggal dunia sore tadi.
Salah satunya datang dari petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan. Ia menyampaikan duka cita atas meninggalnya Hero Tito.
“Selamat jalan sahabat…rest and peace,” tulis Daud Yordan yang kini tengah menjalani isolasi di Bangkok, Thailand, akibat terpapar Covid-19, dalam status WhatsApp-nya.
Kabar petinju Indonesia Hero Tito meninggal dunia dibenarkan sang manajer, Armin Tan. Almarhum meninggal pukul 16.45 WIB.
Sang petinju meninggal setelah keluarga memutuskan untuk melepas alat bantu yakni ventilator yang dalam lima hari ini terpasang di tubuhnya.
“Iya benar meninggal. Dia meninggal karena sudah keputusan dari keluarga, dia hidup itu hanya pakai alat bantu, ventilator,” kata Armin Tan saat dihubungi Suara.com, Kamis (3/3/2022).
“Dia sebetulnya sudah meninggal, cuma dipertahankan [dengan alat],” tambahnya.
Menurut Armin Tan, keputusan melepas ventilator datang dari keluarga Hero Tito. Pasalnya, kesadaran petinju 35 tahun itu sudah mencapai angka 3 alias setara dengan level orang meninggal.
“Ini keputusan keluarga untuk melepas alat bantu itu. Karena saat di lepas sebentar ventilatornya, saturasinya juga sudah nol,” tutur Armin Tan.
“Tingkat kesadaran manusia itu normal 15, orang mati 3. Dia sudah sampai ke level itu. Jadi sebenarnya sudah meninggal,” tambahnya.
Armin mengatakan bahwa Hero Tito akan segera dimakamkan di kota kelahirannya, Malang, Jawa Timur. Jenazah akan diberangkatkan malam ini.
“Hari ini Hero Tito akan dimakamkan di Malang. Sekarang akan segera di berangkatkan ke sana. Saya ikut mendampingi,” pungkas Armin Tan.
Sebelumnya, petinju Hero Tito harus dilarikan ke rumah sakit pasca tumbang dalam pertarungan melawan James Mokoginta dalam ajang tinju nasional di Hollywings Gatsu Night Club, Jakarta, Minggu (27/2/2022).
Dalam pertarungan perebutan sabuk kelas ringan Asosiasi Tinju Indonesia (ATI), Hero Tito menerima pukulan uppercut pada ronde ketujuh oleh lawannya James Mokoginta.
Hero Tito sempat ingin kembali berdiri saat wasit mulai menghitung. Dia sempat duduk beberapa detik sebelum kembali ambruk, pingsan, hingga koma.
Sempat lima hari dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, nyawa Hero Tito tak tertolong dan dinyatakan meninggal hari ini, Kamis (3/3/2022).
Sebagai informasi, sejak debut pertamanya di tinju pro tanggal 28 Februari 2004, Hero tercatat 44 kali naik ring, diantaranya 27 kali menang (11 kali menang KO), 15 kali kalah, serta dua kali imbang.
Sumber : Suara.com

![Petinju Indonesia Hero Tito meninggal dunia, Kamis (3/3/2022). [Dok. Daud Yordan]](https://is3.cloudhost.id/ruangpers/2022/03/Petinju.jpg)




