Humbahas, Ruangpers.com – Sebanyak tiga siswa mewakili pelajar SD tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, mengikuti bimbingan belajar di gedung Pusat Pengembangan, Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Jakarta. Sejak mulai tanggal 6 April sampai 25 Mei 2022.
Hal itu dalam rangka persiapan menghadapi olimpiade matematika dan kelas akselerasi.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Humbahas, Jonny Gultom mengatakan, ketiga siswa ini berasal dari sekolah berbeda, diantaranya Gloria Aviani Banjarnahor, SD Negeri 173403 Sirisirisi, Richard Christian Banjarnahor dari SD 173495 Doloksanggul. Dan Zevanya Purba dari SD Negeri 173533 Sitinjak Baringin.
Murid-murid yang terpilih tersebut merupakan pilihan dari Yayasan Teknologi Indonesia Maju. Pasca Presiden RI Joko Widodo ke Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), bertemu sejumlah anak yang belajar di bawah bimbingan Prof Yohanes Surya, menggunakan metode gasing.
Menurut Jonny, adapun tujuan bimbingan ini untuk melatih kemampuan, sekaligus pembekalan untuk menghadapi persiapan olimpiade matematika dan akselerasi tingkat provinsi.
“Jadi, ketiga siswa ini terpilih dan kita berangkatkan karena mereka dilihat mampu menempatkan diri sejajar dengan para pelajar lain dari berbagai wilayah Indonesia, pasca belajar metode gasing di bawah bimbingan Prof Yohanes Surya,” ujar Jonny kepada sejumlah wartawan, Senin (16/5/2022), di Dolok Sanggul.

Jonny menjelaskan, dalam pelaksanaan bimbingan belajar ini , para siswa yang tergabung dari beberapa pelajar di daerah yakni, Kabupaten Pakpak Bharat dua orang siswa, dan Kabupaten Toba sebanyak tiga orang siswa.
Nantinya, akan diberikan materi soal mata pelajaran yang bakal diujikan pada olimpiade nanti. Selain itu, diberikannya bimbingan belajar ini, secara tidak langsung akan mempermudah para siswa untuk memahami soal-soal yang nantinya akan diujikan.
Dan tentunya untuk mengukur kembali kemampuan siswa pasca pembelajaran metode gasing di bawah bimbingan Prof Yohanes Surya. Sehingga, nantinya siap bersaing untuk mengikuti olimpiade nasional hingga internasional.
“Mudah-mudahaan , target kita juara satu. Karena, kita lihat kemajuan yang dicapai anak-anak kita ini mampu bersaing dengan anak-anak lain,”harap Jonny.
Lanjut Jonny, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor sangat bangga sebanyak tiga pelajar Humbahas mengikuti bimbel di gedung Pusat Pengembangan, Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Jakarta.
Harapan Dosmar, dunia pendidikan di Kabupaten Humbahas akan semakin maju. Selain target menjadi juara satu nantinya dalam olimpiade.
“Karena ini adalah bagian dari program Pak Bupati Dosmar Banjarnahor dalam upaya membangun kualitas dan SDM di Kabupaten Humbahas melalui sektor pendidikan. Besar harapan pak Bupati, anak-anak Humbahas pintar matematika, dan mempunyai karakter untuk Humbahas yang lebih maju,” ujarnya.
(rel/gun)