Jakarta, Ruangpers.com – Prajurit Komando Pasukan Khusus (Khusus) dikenal sangar dengan kemampuan yang dimiliki. Namun, ternyata ada satu-satunya sosok yang ditakuti Kopassus.
Dia adalah Jenderal (Purn) Luhut Pandjaitan. Sosok yang paling ditakuti prajurit Kopassus saat dulu bertugas sebagai komandan di medan perang Timor Timur.
Bukan para pejuang Fretilin yang dikenal jago dalam perang gerilya yang ditakuti prajurit Kopassus. “Kami perwira Kopassus lebih takut Pak Luhut daripada sama Fretilin,” kata Letjen TNI M Herindra.
Hal tersebut terungkap saat Rapat Pimpinan yang dihadiri Luhut Binsar Pandjaitan, yang sudah menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.
Luhut merupakan pensiunan tentara yang malang melintang di militer, termasuk Korps Baret Merah. Ia lahir di Simargala, Toba Samosir, Sumatera Utara pada 28 September 1947.
Meski merupakan anak dari seorang sopir bus. Namun, hidupnya berkecukupan. Luhut mengawali perjalanan hidupnya dengan pergi ke Bandung untuk sekolah di SMA Penabur.

Melansir akun resmi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, saat di Bandung, Luhut kemudian menjadi salah satu pendiri Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI). Organisasi yang menghimpun pelajar dan mahasiswa menentang Orde Lama dan PKI.
Luhut tiga tahun kemudian masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat tahun 1967 setelah menjadi lulusan terbaik di sekolah.
Luhut lulus dan meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970, sehingga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa. Karier militernya banyak dihabiskan di Kopassus TNI AD.
Luhut dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81 dan menjabat berbagai posisi penting. Berbagai pertempuran pernah dijalaninya.
Ia pernah menjadi Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), hingga Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD.
Saat menjadi perwira menengah, pengalamannya berlatih di unit-unit pasukan khusus terbaik dunia memberinya bekal untuk mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama Detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor) kesatuan baret merah Kopassus, menjadi salah satu pasukan khusus penanggulangan terorisme terbaik di dunia.
Saat ini, Luhut menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2016.
Sumber : Okezone.com