Pematangsiantar, Ruangpers.com – Di acara Focus Group Discussion (FGD), yang digelar Polres Pematangsiantar, pada Senin (1/3/2021), lalu, di Aula Widya Satya Brata Polres Pematangsiantar, juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pematangsiantar, Esron Sinaga.
Dan pada saat itu, Esron juga tidak mau ketinggalan bicara tentang odong – odong yang lagi hangat dibicarakan dalam FGD tersebut.
Dikatakan Esron, dia mengetahui sejarah munculnya odong – odong di Kota Pematangsiantar dan dulunya dia belum menjabat Kadishub.
Dijelaskan, bahwa odong – odong ini muncul mulai tahun 2009 lalu, saat Ir RE Siahaan menjabat Wali Kota Pematangsiantar.
Baca Juga : Anggap Odong – odong Tidak Bermasalah, Mulyadi : Dulu Taman Bunga Tempat Mesum !
Baca Juga : Anak – anak yang Sabar Ya…Odong – odong Belum Diijinkan Keliling Kota
Masih kata Esron, odong – odong dulunya masih ditarik kuda atau sado dan tujuannya agar masyarakat dapat menikmati suasana Kota Pematangsiantar, apalagi di malam hari.
“Namun entah mengapa dalam perjalanannya, operasional odong – odong ini jadi tidak pas,”ungkapnya.
Sinaga juga setuju dengan pihak Polres Pematangsiantar melalui Unit Sat Lantas, bahwa pengguna odong – odong ini harus mengikuti peraturan yang berlaku, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
(red)