ADVERTISEMENT
Media Online Ruang Pers
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
No Result
View All Result
Media Online Ruang Pers
No Result
View All Result
  • google news
  • Lintas Provinsi
  • Sumut
  • Internasional
  • Hiburan
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
Home Pariwisata
Kisah Tunggal Panaluan. (Foto: Dok. BPODT)

Kisah Tunggal Panaluan. (Foto: Dok. BPODT)

Tunggal Panaluan, Tongkat Sakti Suku Batak

by Ruangpers.com
31 Juli 2023 | 06:28 WIB
in Pariwisata
14
SHARES
15
VIEWS
ADVERTISEMENT

Medan, Ruangpers.com – Tunggal Panaluan dikenal sebagai tongkat antik di etnis Batak. Tongkat ini dipercaya memiliki kekuatan magis yang sakti.

Tunggal Panaluan diketahui terbuat dari pohon Tada-tada yang memiliki ukuran cukup panjang sekitar 150 hingga 200 cm dengan ukiran menyerupai kepala manusia.

Dilansir melalui website Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Tunggal Panaluan ini hanya dimiliki para Datu. Tongkat dipercaya berisi roh leluhur yang dapat memanggil hujan maupun menyembuhkan orang sakit.

Terciptanya Tunggal Panaluan dipercaya berawal dari kisah suami-istri yang belum diberi keturunan selama delapan tahun. Namun begitu Guru Hatia Bulan atau Datu Arak Pane dan Nan Sindak Panaluan tak pernah putus doa dan keyakinan untuk terus berharap untuk memiliki anak.

Berkat kesabaran mereka, Nan Sindak Panaluan akhirnya hamil setelah bertahun-tahun. Namun, selama istrinya mengandung, Guru Hatia Bulan ternyata terus dihantui mimpi buruk.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bertepatan saat hari buruk yang dipercayai suku Batak (Ari Sirangga Pudi), Nan Sindak melahirkan bayi kembar sepasang yang diberi nama Aji Donda Hatahutan Situan Parbaring dan Tapi Nauasan Sibotu Panaluan.

Sewaktu upacara penabalan nama, para tetua di kampung ternyata menganjurkan Hatia Bulan untuk memisahkan kedua anak kembarnya. Hal itu diminta agar tak terjadi bencana di kemudian hari.

Namun, lantaran Guru Hatia sudah lama merindukan untuk memiliki anak, dirinya tak mengindahkan anjuran tersebut. Ia dan sang istri membesarkan anak tersebut dengan penuh kasih sayang.

Seiring tumbuh besarnya Aji Donda dan Tapi Nauasan, mereka dipandang warga kampung seperti sepasang kekasih. Hal ini lantaran mereka sering bersama dan tampak mesra.

Suatu ketika, bencana kekeringan melanda kampung Hatia Bulan selama tiga bulan. Kemarau ini mengakibatkan gagal panen dan mengeringnya mata air yang membuat warga kampung sengsara.

Melihat hal ini, para tetua kampung dan adat melakukan penerawangan untuk mencari tahu penyebab bencana kekeringan ini. Berdasarkan penerangan mereka, bencana ini terjadi lantaran adanya hubungan terlarang saudara sedarah.

Warga kampung kemudian langsung tertuju dengan Aji Donda dan Tapi Nauasan. Mereka kemudian disidang dan dicerca dengan berbagai pertanyaan yang membuat keduanya hanya terdiam ketakutan.

Guru Hatia Bulan pun pasrah dengan hasil suara terbanyak warga kampung untuk mengusir kakak-beradik ini keluar dari kampung. Guru Hatia kemudian membuatkan Sopo di tengah hutan dan seekor anjing penjaga.

Di dalam hutan, ada sebuah pohon berduri, tak jauh dari sopo Aji Donda dan Tapi Nauasan. Pohon yang dikenal dengan nama Tada-tada ini memiliki buah berwarna merah tua, apabila sudah masak.

Bentuknya bulat seperti anggur dengan rasa asam manis segar apabila dipijat-pijat.

Suatu hari, Tapi Nauasan melihat pohon tersebut berbuah lebat yang sudah merah. Ia pun meminta Aji Donda memanjat pohon tersebut. Aji pun menuruti dan naik ke pohon tersebut.

Namun, bukannya berhasil memetik, tubuh Aji Donda justru terjerumus ke dalam batang pohon yang hanya menyisakan kepalanya saja.

Tapi Nauasan yang menunggu menjadi khawatir lantaran Aji Donda tak kunjung turun. Ia pun menyusul memanjat pohon tersebut namun ternyata mengalami nasib serupa.

Selendang yang ia kenakan terjatuh dan diambil oleh anjing peliharaan mereka yang kemudian dibawa kepada Guru Hatia Bulan.

Guru Hatia bulan kemudian lari ke hutan dan melihat kedua anaknya sudah menyatu ke pohon. Ia pun segera mencari pertolongan kepada para datuk.

Lima datuk berusaha menolong Aji Donda dan Tapi Nauasan namun mereka justru mengalami nasib serupa. Kini sudah tujuh kepala bertengger yang membuat Guru Hatia Bulan hampir putus asa.

Dukun terakhir, Datu Parpansa Ginjang melakukan ritual penyelamatan yang berbeda dari datu sebelumnya. Ia terlebih dahulu membacakan doa, meminta persembahan dan manortor. Selain itu, juga ada pemotongan kerbau, penebangan pohon tada-tada yang dibawa pulang ke kampung.

Untuk menghentikan tangisan Nan Sindak Panaluan, batang pohon tada-rasa dipahat menyerupai anak kembarnya. Selain itu juga ada pahatan datu yang ikut menolong.

Bagian paling atas adalah ukiran pahatan Aji Donda yang dilengkapi rambut dari benang tiga warna yaitu putih, merah, dan hitam.

Tunggal Panaluan selalu dibawa kemanapun Guru Hatia Bulan dan Nan Sindak pergi. Tongkat ini membuat kedua anaknya selalu berada di sisinya. Tongkat ini pun mendapat keistimewaan seperti diupacarai dan ditortor.

Roh-roh yang kemudian berdiam di tongkat ini dikenal sakti yang siapapun memegang tongkat ini tak terkalahkan. Sepeninggal Guru Hatia, tongkat ini diwariskan kepada para datu dan menghilang saat Belanda menyerang.

 

Sumber : detik.com

Tags: Tongkat Sakti Suku BatakTunggal Panaluan
Share6Tweet4SendShare

Berita Terkait

Dogi Park Waterboom (Foto: dok. Dogi Park Indrapura)
Pariwisata

Dogi Park Indrapura, Destinasi Wisata Seru yang Cocok Dikunjungi di Batu Bara

by Ruangpers.com
26 Juni 2024 | 07:11 WIB

Batu Bara, Ruangpers.com - Sumatera Utara (Sumut) memiliki beragam destinasi wisata yang...

Read more
Foto: Pemandian Alam Sejuk Simalungun. (Perdana Ramadhan/detikSumut)
Pariwisata

Segarnya Mandi-mandi di Kolam Mata Air Pemandian Alam Sejuk Simalungun

by Ruangpers.com
25 Juni 2024 | 07:01 WIB

Simalungun, Ruangpers.com - Pemandian Alam Sejuk atau yang oleh warga dikenal dengan...

Read more
Batu persidangan Siallagan (dok. detikcom)
Pariwisata

Batu Persidangan Siallagan, Tempat ‘Eksekusi’ Penjahat di Danau Toba

by Ruangpers.com
9 Juni 2024 | 13:23 WIB

Medan, Ruangpers.com  - Danau Toba menyimpan sejumlah keindahan sebagai destinasi wisata bagi...

Read more
Foto: Foto: Air Terjun Sampuren Putih (Instagram/visit_sibolangit)
Pariwisata

Indahnya Air Terjun Sampuren Putih Sibolangit yang Punya Tujuh Tingkatan

by Ruangpers.com
4 Juni 2024 | 06:37 WIB

Medan, Ruangpers.com - Selain Air Terjun Dua Warna dan Sungai Dua Rasa,...

Read more

Berita Terbaru

Sumut

Dapat Info Tawuran di Jalan D.I Panjaitan, Polseķ Siantar Marihat Datangi Lokasi

14 Januari 2026 | 21:40 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Laksanakan Saling di Pos Kamling Jalan Durian

14 Januari 2026 | 21:31 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Monitoring Distribusi MBG di UPTD SMP Negeri 1

14 Januari 2026 | 21:18 WIB
Hukum

Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Curanmor

14 Januari 2026 | 21:10 WIB
Sumut

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Cek Kesiapan Terminal Tanjung Pinggir

14 Januari 2026 | 21:00 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Sambangi Warga Binaan di Jalan Mandiri

13 Januari 2026 | 21:19 WIB
Sumut

Sat Binmas Polres Pematangsiantar Sambang Kamtibmas dan Silaturahmi dengan Komunitas Senam

13 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Dukung Turunkan Stunting, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Hadiri Posyandu

13 Januari 2026 | 20:57 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Cek Kebakaran Rumah, Diduga Ini Penyebabnya

12 Januari 2026 | 21:24 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Selesaikan Dugaan Penganiayaan dengan Problem Solving

12 Januari 2026 | 21:16 WIB
Sumut

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Keributan di Jalan Meranti dengan Mediasi

12 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Tindaklanjuti Laporan Pengancaman, Polsek Sianțar Martoba Turun Langsung ke TKP

12 Januari 2026 | 21:02 WIB
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi Misi
Seedbacklink

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini