Pakpak Bharat, Ruangpers.com – Adanya informasi dugaan penghinaan terhadap tokoh Pakpak yang dilakukan akun Facebook (FB), inisial “SP”, beberapa hari lalu, membuat beberapa kalangan marah dan melaporkan akun FB tersebut ke pihak Kepolisian.
Setelah sebelumnya Organisasi Himpunan Masyrakat Pakpak (Himpak) melapor ke Polisi, kali ini juga datang dari salah satu tokoh pemuda Pakpak Bharat, Indah Serbaguna Tumanggor, warga Pakpak Bharat. Dia berharap agar pihak Kepolisian mencari pemilik akun FB atas nama SabarMo Pinayungen tersebut.
“Penghinaan seperti kata “Bodoh, Tak ada Otakmu, Paok” yang yang saya nilai ditujukan kepada Tokoh Pakpak, Franc Bernhard Tumanggor, yang saat ini menjabat Bupati Pakpak Bharat dan Perhatian Manik, yang saat ini juga menjabat sebagai Camat, Kecamatan Pergeteng-geteng Sengkut (PGGS) Pakpak Bharat, yang dituliskan akun Fb atas Nama SobarMo Pinayungen ini sudah jauh dari nilai-nilai adat dan budaya kita, hal seperti ini tidak bisa diterima,”ujarnya.
“Selama ini, kita suku Pakpak dikenal dengan suku yang beradap, beradat dan berbudaya. Jika ada hal yang tidak menyenangkan dia rasa, silahkan sampaikan secara santun, jangan malah menyampaikan hal-hal yang tidak benar, apalagi sampai menghina, “lanjut Indah Serbaguna saat menyampaikan harapannya kepada Media Ruangpers.com, Rabu (16/08/2023).
Untuk memberikan efek jera, melalu media ini saya sampaikan, agar Polres Pakpak Bharat menindak tegas pemilik akun tersebut, supaya kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi dikemudian hari, tegasnya.
Dari pemberitaan sebelumnya, Polres Pakpak Bharat, melalui Kasat Reskim Pakpak Bharat, AKP Saut Rapolo, SH, saat dihubungi media Ruangpers.com, melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/08/2023), mebenarkan telah menerima satu laporan atas dugaan penghinaan yang dilakukan SP, di media sosial facebook.
Baca Juga : Geram Atas Penghinaan Terhadap Tokoh Pakpak, DPP Himpak Polisikan Akun FB Inisial SP Ke Polisi
“LP yang masuk baru 1 (satu), nanti saya klarifikasi lagi,”ucapnya.
Disinggung terkait tindakan Polres selanjutnya? Kasat mengatakan masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan.
(JB)