ADVERTISEMENT
Media Online Ruang Pers
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan
No Result
View All Result
Media Online Ruang Pers
No Result
View All Result
  • google news
  • Lintas Provinsi
  • Sumut
  • Internasional
  • Hiburan
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Olahraga
Home News Hukum
DANU BUKA SUARA: Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23), tewas dibunuh di rumahnya di Subang, Jawa Barat, pada tahun 2021. Tuti dan Amalia ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard mereka yang diparkir di garasi rumah di Subang pada 18 Agustus 2021. Kini, M Ramdanu alias Danu, mengungkap pelaku pembunuhan ini setelah dua tahun dirahasiakan. Danu merupakan keponakan Tuti yang juga menjadi staf di yayasan korban. (kolase/tangkapan layar youtube)

DANU BUKA SUARA: Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23), tewas dibunuh di rumahnya di Subang, Jawa Barat, pada tahun 2021. Tuti dan Amalia ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard mereka yang diparkir di garasi rumah di Subang pada 18 Agustus 2021. Kini, M Ramdanu alias Danu, mengungkap pelaku pembunuhan ini setelah dua tahun dirahasiakan. Danu merupakan keponakan Tuti yang juga menjadi staf di yayasan korban. (kolase/tangkapan layar youtube)

Kenapa Ketua RT Baru Mengaku Sekarang? Sebut Pernah Temukan Golok di Belakang Rumah TKP Kasus Subang

by Ruangpers.com
26 Oktober 2023 | 06:28 WIB
in Hukum
14
SHARES
15
VIEWS
ADVERTISEMENT

Medan, Ruangpers.com – Ketua RT Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Dede, mengaku pernah menemukan golok di belakang rumah TKP kasus Subang.

Dede mengaku menemukan golok di lahan belakang rumah korban Tuti Suhartini.

Penemuan itu sebelum dilakukan olah TKP oleh aparat kepolisian. Ia mengaku hapal betul bentuk golok tersebut.

Kata Dede, golok yang temukan dalam kondisi sudah terbakar.

Menurutnya golok tersebut sudah dalam kondisi berkarat, berwarna hitam kekuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Golok yang ditemukan Dede berbentuk lebar pada bagian depan, ukurannya mengecil ke bagian bawah.

Bukan hanya golok, Dede juga menemukan besi persegi panjang ukuran 50 centimeter.

Ia kemudian menyimpan golok dan besi tersebut di bawah pohon sebelum akhirnya dijual.

“Kalau uangnya dapat Rp 18 ribu,” katanya.

Golok ini disebut-sebut menjadi barang bukti utama dalam pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Bukti ini pertama kali diceritakan Danu alias MR. Kepada polisi Danu mengaku diperintah Yosef mengambil golok di meja dapur rumah Tuti.

Saat akan diserahkan pada Yosef, kata Danu, golok tersebut diambil Arighi Reksa Pratama, anak Mimin.

Namun sayangnya Danu tak merinci bentuk golok yang dimaksud.

Saat dilakukan olah TKP ulang kasus Subang ini, polisi menemukan sarung golok, gayung dan cassing handphone.

Pantauan TribunnewsBogor.com, sarung golok yang ditemukan polisi berbentuk lurus.

“Sarung golok, casing telepon seluler. Tapi belum ada yang berhubungan dengan TKP,” kata Kombes Pol Surawan.

Sementara, Pengacara Yosef, Rohman Hidayat menekankan bahwa golok tersebut wajib dihadirkan dalam penyidikan sebagai barang bukti.

“Harus (dihadirkan) wajib,” kata Rohman.

Golok tersebut nantinya harus dicocokkan dengan luka di tubuh korban kasus Subang.

“Karena harus dicocokan dengan hasil visum, jenis lukanya sepeti apa, apakah benar karena benda tumpul, benda tajam itu kan harus dijelaskan sehingga jenis luka seperti ini cocok dengan benda yang digunakan,” kata Rohman Hidayat.

Setelah dua tahun berlalu, tepatnya sejak 2021, kondisi golok ini diragukan bisa mengungkap tabir gelap pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Golok yang terbuat dari besi, dimungkinkan sudah berkarat hingga jejak dari kasus Subang ini bisa saja sudah hilang.

“Kami serahkan ke penyidik,” kata pengacara Danu, Achmad Taufan.


SARUNG GOLOK DITEMUKAN POLISI: Ketua RT Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Dede, mengaku pernah menemukan golok di belakang rumah TKP kasus Subang. (Kompas TV)

Bocor Percakapan Yosef soal Motif

Di sisi lain, percakapan Yosef Hidayah pasca pembunuhan ibu dan anak di Subang, bocor di media sosial.

Dalam percakapan yang direkam diam-diam usai kasus Subang itu, Yosef blak-blakan terkait kekuasaan.

Percakapan Yosef soal kekuasaan direkam setelah pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Hal itu dilihat dari pakaian juga pembahasan yang diperbincangkan.

Dalam video tampak Yosef mengenakan topi putih, senada dengan jaketnya. Ia berbicara soal kekuasaan.

“Ingin menggali kekuasaan. ‘Pokonan dibabat ieu, ieu ku aing dicokot’ (dihabisini ini, yang ini sama saya diambil), kitu maksud na,” kata Yosef dalam video.

Yosef membantah bila pembunuhan Tuti dan Amel berkaitan dengan Yayasan Bina Prestasi Nasional.

“Tidak ada keterlibatan yayasan, jangan salah. Tidak ada sama sekali,” kata Yosef, suami Tuti dan Mimin.

Yosef pun tampak berang ketika membahas ucapan Danu soal tugasnya di yayasan.

Menurut Yosef, Danu bukan merupakan bagian dari Yayasan Bina Prestasi Nasional.

“Eta si Danu ngaku-ngaku ‘saya keluar dari yayasan’. Si Danu tidak ada di yayasan, buat apa. Ngomong seenaknya,” kata Yosef.

Ia menerangkan bahwa Danu merupakan staf tata usaha (TU) di sekolah yang dinaungi yayasan tersebut.

“TU mah kan di sekolah,” katanya.

Sementara yayasan dijalankan oleh Tuti, Amalia, Yoris dan juga Yosef.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Surawan menerangkan penyidik memang kini tengah mendalami soal yayasan tersebut.

“Masih kami dalami,” katanya.

Benar saja, selama penyidikan polisi menemukan sejumlah kejanggalan.

Mulai dari dokumen palsu hingga daftar siswa fiktif.

“Selama penyidikan kami temukan dokumen palsu terkait yayasan ini, terima siswa fiktif, itu masih kami dalami,” jelas Kombes Surawan.

Sebelumnya Danu juga mengaku mendengar curhatan Yosef Hidayah soal yayasan.

Kepada Danu di warung pecel lele, Yosef mengaku kesal karena tak diberi jatah uang dari Yayasan Bina Prestasi Nasional.

“‘Sekarang sudah tidak megang yayasan, uang dijatah’,” kata Managing Partner ATS Law Firm, Ahid Syaroni.

Danu pun kemudian diminta membantu Yosef memberi pelajar pada Tuti.

Perlu diingat kembali, setelah pembunuhan ibu dan anak di Subang, jabatan Yoris Raja Amanullah sebagai Ketua Yayasan Bina Prestasi Nasional dicopot oleh Yosef.

Pasca kasus Subang, Yosef menjabat sebagai ketua yayasan.

Sedangkan Yoris menjadi kepala sekolah. Sementara Mimin, istri muda Yosef yang sempat menjadi bendahara yayasan tahun 2009 silam, mengaku tak bekerja.

“Kegiatan di rumah aja, gak kerja apa-apa,” kata Mimin di Youtube Heri Susanto.

 

Sumber : tribunnews.com

 

Tags: PembunuhanSubang
Share6Tweet4SendShare

Berita Terkait

Tim Opsnal Unit Jatanras gerak cepat menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), inisial HS (28), warga Jalan Bah Tongguran, pada Selasa (13/1/2026) malam.
Hukum

Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Curanmor

by Ruangpers.com
14 Januari 2026 | 21:10 WIB

Pematangsiantar, Ruangpers.com - Kurang dari 1x24 jam, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim)...

Read more
Polsek Siantar Utara Ringkus Dua Pelaku Pencurian di SD Negeri No. 122365.
Hukum

Polsek Siantar Utara Ringkus Dua Pelaku Pencurian di SD Negeri No. 122365

by Ruangpers.com
11 Januari 2026 | 22:28 WIB

Pematangsiantar, Ruangpers.com - Polsek Siantar Utara bersama Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar berhasil...

Read more
BhabinKamtibmas Kelurahan Sukadame, AIPTU Parulian Simanjuntak, selesaikan dugaan pencurian di Pasar Dwikora, Jalan Mufakat, dengan problem solving, pada Kamis (8/1/2026) pagi.
Hukum

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Pencurian di Pasar Dwikora

by Ruangpers.com
10 Januari 2026 | 20:29 WIB

Pematangsiantar, Ruangpers.com - Polsek Siantar Utara - Polres Pematangsiantar melalui BhabinKamtibmas Kelurahan...

Read more
Foto Pelaku Penggelapan Sepedamotor asal Simalungun.
Hukum

Polres Pematangsiantar Tangkap Pelaku Penggelapan Sepedamotor Asal Simalungun

by Ruangpers.com
19 Desember 2025 | 18:05 WIB

Pematangsiantar, Ruangpers.com - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pematangsiantar dipimpin Kanit...

Read more

Berita Terbaru

Sumut

Dapat Info Tawuran di Jalan D.I Panjaitan, Polseķ Siantar Marihat Datangi Lokasi

14 Januari 2026 | 21:40 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Laksanakan Saling di Pos Kamling Jalan Durian

14 Januari 2026 | 21:31 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Monitoring Distribusi MBG di UPTD SMP Negeri 1

14 Januari 2026 | 21:18 WIB
Hukum

Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Curanmor

14 Januari 2026 | 21:10 WIB
Sumut

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Cek Kesiapan Terminal Tanjung Pinggir

14 Januari 2026 | 21:00 WIB
Sumut

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Sambangi Warga Binaan di Jalan Mandiri

13 Januari 2026 | 21:19 WIB
Sumut

Sat Binmas Polres Pematangsiantar Sambang Kamtibmas dan Silaturahmi dengan Komunitas Senam

13 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Dukung Turunkan Stunting, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Hadiri Posyandu

13 Januari 2026 | 20:57 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Cek Kebakaran Rumah, Diduga Ini Penyebabnya

12 Januari 2026 | 21:24 WIB
Sumut

Polseķ Sianțar Martoba Selesaikan Dugaan Penganiayaan dengan Problem Solving

12 Januari 2026 | 21:16 WIB
Sumut

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Keributan di Jalan Meranti dengan Mediasi

12 Januari 2026 | 21:08 WIB
Sumut

Tindaklanjuti Laporan Pengancaman, Polsek Sianțar Martoba Turun Langsung ke TKP

12 Januari 2026 | 21:02 WIB
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
  • Visi Misi
Seedbacklink

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • News
    • Sumut
    • Lintas Provinsi
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hiburan

© 2023 Ruang Pers

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini