Jeneponto, Ruangpers.com – Video seorang siswa bintara Polri yang memeluk jenazah ayahnya viral di media sosial (medsos). Video itu banyak mendapat respons dari warganet karena kisahnya yang memilukan.
Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Momen siswa bintara Polri bernama Ikhlasul Amal Ahmad datang ke rumah duka viral di medsos.
Dia pulang dari Sekolah Polisi Negara (SPN) untuk memeluk terakhir kalinya jasad sang ayah, Ahmad Daeng Makka. Disebut-sebut, sang ayah mempunyai peran besar dalam meluluskan Amal menjadi bintara Polri.
Dalam video viral, tampak Amal belari di antara kerumunan pelayat yang datang ke rumahnya di Jeneponto, Sulsel. Amal yang masih mengenakan seragam polisi dan bersepatu langsung berlari ke dalam rumah.
Sementara itu para pelayat tampak menangis haru melihat aksi Amal yang berlari menuju tempat almarhum ayahnya disemayamkan.
Dalam potongan video lainnya, Amal yang sudah berada di dalam rumahnya langsung memeluk dan mencium jenazah ayahnya di pembaringan.
Penjelasan Polda Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan menyebut Amal merupakan siswa SPN Batua, Makassar. Ayah Amal, almarhum Ahmad Daeng Makka meninggal dunia pada Jumat (6/8/2021) kemarin.
“Dia (Amal) angkatan 46 SPN Batua asal Jeneponto, dan yang meninggal itu orang tuanya. Memang kemarin dalam pendidikan, karena situasinya ini urgen karena yang meninggal orang tua maka diberikan izin dengan didampingi Danton dan pengasuhnya, jadi ada 2 orang pendamping,” kata Zulpan saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (7/8).
Sudah Kembali Ikut Pendidikan
Zulpan menyebut Amal diantarkan oleh pendamping SPN Batua Makassar dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Kini Amal sudah kembali mengikuti pendidikan di SPN dan dikarantina selama 3 hari karena telah keluar dari SPN.
“Setelah melihat orang tuanya meninggal anak itu kembali ke SPN dan sekarang sudah ada di SPN menjalani isolasi dulu selama 3 hari karena abis keluar dari SPN,” ujarnya.
Sumber : detik.com